29 Oktober 2025

Radiotrician with blue protective gloves holding smart phone with blank screen, trying to find cause of malfunction, fixes cell phone with serious fault its motherboard. Electronic engineering concept

Halo semuanya, kembali lagi ke artikel Sutol.in!

Bagi yang belum sempat membaca artikel sebelumnya, boleh langsung cek di Beranda Sutol.in. Di sana banyak artikel menarik, jadi kamu tidak bingung saat belajar untuk memahami lebih dalam tentang dunia servis HP. Jadi, langsung saja gassss!!!! ☺

Melanjutkan pembahasan part sebelumnya, artikel sebelumnya membahas tentang komunikasi dan beberapa tips lainnya agar kamu lebih mudah memahami cara menghadapi keluhan pelanggan tentang HP-nya yang rusak.

Oke, mari kita lanjut ke pembahasan artikel PART 3 ini!

Menganalisis Kerusakan Software

Menganalisis kerusakan pada software sebenarnya lebih mudah dibandingkan dengan menganalisis kerusakan pada hardware.
Selain lebih mudah secara umum, tingkat risikonya juga lebih kecil dibandingkan hardware. Kalaupun melakukan kesalahan dalam perbaikan, efeknya pun tidak terlalu fatal.

Berbeda dengan hardware, semisal kamu salah mengeksekusi, efeknya bisa sangat fatal.

Dari pengalaman saya menjadi mekanik servis HP, sekitar 95% pekerjaan software bisa menghasilkan uang, karena pengerjaannya lebih simpel dan berisiko kecil. Jadi, sesuatu yang sangat menguntungkan.

Apa Saja yang Perlu Disiapkan untuk Menganalisis Software:

  1. Komputer/Laptop

  2. Koneksi internet

  3. Kemauan dan kemampuan

Kamu harus bisa mengoperasikan komputer. Jika hal paling dasar ini saja belum kamu kuasai, maka untuk menganalisis software tentu akan sangat sulit. Akibatnya, kamu pun tidak akan bisa menghasilkan uang dari memperbaiki software.

Menurut saya, mengoperasikan komputer itu sangat mudah.
Misalnya seperti membuka aplikasi, menginstal aplikasi, dan memasang driver.

Mengapa saya bilang mudah? Karena komputer sudah menyediakan semua yang kita butuhkan. Kita tinggal memakai apa yang sudah disediakan.

Kalaupun belum ada, kita bisa instal sendiri tanpa harus membuat program komputer secara manual.

Mungkin ada orang yang menyebut dirinya gaptek, namun menurut saya, tidak ada yang tidak bisa kalau ada kemauan untuk membaca dan belajar.
Kalau ada orang menganggap dirinya gaptek, berarti orang tersebut malas belajar hal baru.

Oke, di sini saya anggap semua sudah bisa mengoperasikan komputer.

Kalau kita sudah bisa mengoperasikan komputer, langkah selanjutnya adalah belajar berpikir: apa sih yang jadi masalah pada software HP?

Banyak orang yang langsung beranggapan, “Bagaimana cara flash HP?”
Menurut saya, flash HP di zaman sekarang sudah tidak begitu penting.

Beda dengan zaman dulu, proses flash HP masih sangatlah penting. Kerusakan software apa pun dengan di-flash biasanya selesai — entah itu hang logo, bootloop, atau restart berulang-ulang.

Namun, sekali lagi, itu dulu. Sekarang kondisinya sudah berbeda.

Kalau HP zaman sekarang rata-rata sistem keamanannya sudah ditingkatkan jauh lebih ketat. Kita tidak diizinkan mengutak-atik folder penting pada HP.
Contohnya, folder sistem tidak bisa kita akses secara bebas.

Dari semua pengalaman saya selama jadi mekanik zaman sekarang, sering kali pelanggan datang membawa HP bootloop. Saya coba flash, tapi setelah selesai di-flash ternyata HP masih saja bootloop.

Kenapa masih bootloop?
Karena permasalahan utamanya sudah pindah ke hardware, bukan lagi di software.
Itulah sebabnya HP zaman sekarang dengan kondisi seperti itu sudah tidak bisa di-flash lagi.

Sekarang kebanyakan pelanggan datang dengan kondisi lupa pola atau sandi HP.
Itu sebenarnya yang wajib kita pelajari karena sangat menguntungkan bagi mekanik servis HP zaman sekarang.

Kalau HP zaman sekarang terkunci pola dan polanya lupa, itu tidak bisa di-reset atau di-flash seperti dulu. Kecuali HP versi lama mungkin masih bisa. Jadi, lebih baik fokus ke hal-hal seperti itu.

Dasar yang Wajib Dimiliki:

  • Komputer/Laptop

  • Akses internet

  • Kemauan dan kemampuan

Selama kamu memiliki kemauan belajar, pasti kamu bisa menyelesaikan semua masalah.

Bagaimana Cara Mengeksekusinya?

Saat pelanggan datang membawa HP yang bermasalah, pelajari dulu kasusnya secara langsung, kemudian praktikkan langkah perbaikannya saat itu juga.
Itu yang saya lakukan selama menjadi mekanik zaman sekarang.

Misalnya, pelanggan membawa HP merek A dengan tipe B dan keluhan lupa pola.
Mudah saja — tinggal kita buka komputer, buka browser, lalu cari di internet dengan kata kunci:

“cara memperbaiki HP merek A tipe B lupa pola”

Nanti akan muncul banyak panduan di sana. Kita tinggal membaca dan menerapkan langsung.
Lama-lama kamu akan terbiasa dan hafal sendiri tanpa perlu mencari di internet lagi.

Peralatan Pendukung

Yang perlu diperhatikan juga: kita memerlukan kabel data untuk menyambungkan HP dengan komputer.
Namun, terkadang setelah HP dihubungkan ke komputer, HP tidak terdeteksi.
Maka dari itu, kita butuh driver.

Driver ini berbentuk software, bukan fisik.
Kita harus mengunduhnya terlebih dahulu, lalu menginstalnya di Device Manager sebelum menyambungkan HP ke komputer.

Setelah mengunduh driver, langkah selanjutnya adalah memasangkan HP ke komputer.
Jika HP sudah terdeteksi oleh komputer, berarti instalasi berhasil.
Namun jika belum terdeteksi di Device Manager, berarti driver belum terinstal dengan benar.

Jika masih belum terdeteksi padahal driver sudah benar, kemungkinan besar kabel datanya rusak, karena kabel data yang bermasalah sangat memengaruhi koneksi HP ke komputer.

Setelah terkoneksi ke komputer, langkah selanjutnya adalah eksekusi.
Tinggal pilih file flash yang sesuai dengan tipe HP.

Sebelum melakukan flash HP, kita memerlukan bahan software-nya.
Kita bisa mengunduhnya terlebih dahulu di internet — semua tipe dan merek tersedia di sana.

Kesimpulan

Dari pembahasan kali ini, kita sudah belajar bagaimana cara menganalisis kerusakan pada software HP.
Sedikit demi sedikit akan terasa semakin mudah kalau kita mau belajar.

Mulai dari memahami pentingnya komputer, cara mencari solusi di internet, memasang driver, hingga proses flash HP dengan benar.

Intinya, dalam dunia servis HP, bagian software memang terlihat mudah, tapi tetap membutuhkan ketelitian dan kesabaran.
Jika kamu mau terus belajar dan berlatih, perlahan-lahan kamu akan menguasainya.

Tetap konsisten, jangan menyerah, dan terus belajar dengan semangat!

 

Penutup:

Sekian pembahasan dari saya tentang software.
Semoga pengalaman dan pelajaran yang saya bagikan bisa bermanfaat bagi kamu yang masih bersemangat belajar servis HP.

Sampai jumpa di artikel selanjutnya! Tetap semangat dan teruslah belajar. Terima kasih.